Analisis Tren Penelitian Perkerasan Porous dan Permeable Pavement sebagai Solusi Drainase Perkotaan: Kajian Literatur Sistematis
Abstract
Perluasan permukaan kedap air yang dipicu oleh urbanisasi telah meningkatkan volume limpasan permukaan dan memperbesar risiko banjir perkotaan di Indonesia. Perkerasan porous dan permeable pavement merupakan salah satu solusi Low Impact Development (LID) yang memungkinkan infiltrasi air hujan secara in situ, sehingga mengurangi beban sistem drainase konvensional. Penelitian ini bertujuan memetakan tren penelitian, mengidentifikasi karakteristik kinerja berbagai jenis teknologi perkerasan porous, serta menentukan kesenjangan penelitian yang relevan bagi konteks iklim tropis selama periode 2015–2025 menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berpedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada tiga basis data—Scopus, Google Scholar, dan Garuda—menghasilkan 312 rekaman awal. Setelah proses seleksi bertahap, sebanyak 20 artikel diinklusi dalam sintesis akhir. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pervious concrete dan porous asphalt mendominasi penelitian global dengan kemampuan reduksi limpasan permukaan 26–98%, efisiensi penyisihan total suspended solids (TSS) hingga 60%, serta kontribusi terhadap penurunan konsentrasi logam berat dan senyawa nitrogen. Tantangan kritis yang teridentifikasi secara konsisten adalah penyumbatan (clogging) pada lapisan permukaan. Tiga kesenjangan penelitian utama mencakup: minimnya studi empiris jangka panjang di kawasan beriklim tropis, ketiadaan standar teknis nasional Indonesia, dan terbatasnya kajian analisis biaya siklus hidup. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan dan agenda penelitian perkerasan porous di Indonesia.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Rekayasa Konstruksi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
