Assessment Risiko Keselamatan Bangunan Pendidikan Vokasi Berdasarkan Inspeksi K3
(Studi Kasus Gedung Jurusan Rekayasa Dan Industri POLITALA)
Keywords:
Assesment Risiko, Bangunan Pendidikan, Gedung Rekayasa Industri, HIRARC, InspeksiAbstract
Penelitian ini menganalisis potensi bahaya keselamatan di Gedung Jurusan Rekayasa dan Industri Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) lewat inspeksi K3. Asesmen ini penting untuk menjamin keamanan aktivitas praktikum vokasi yang memiliki risiko fisik tinggi. Pendekatan deskriptif dengan metode campuran (mixed methods) digunakan dalam studi ini. Pengumpulan data lapangan memakai lembar periksa berbasis Permenkes No. 48 Tahun 2016, sementara evaluasi tingkat bahaya dianalisis melalui metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Hasil investigasi menunjukkan prasarana gedung secara umum aman dan memadai untuk perkuliahan. Fasilitas utama seperti tata cahaya, ventilasi, toilet, laboratorium, dan alat pemadam api (APAR) berfungsi dengan baik. Namun, ditemukan beberapa ancaman minor berisiko sedang, meliputi kerusakan ringan pada plafon dan keramik tangga, jaringan kabel listrik yang tidak rapi, gangguan pendingin ruangan, serta mebeler yang kurang ergonomis. Secara menyeluruh, sistem K3 telah diterapkan dengan baik. Pihak kampus direkomendasikan meningkatkan intensitas pemeliharaan fasilitas secara berkala dan membenahi kenyamanan ergonomis ruang kelas demi mendukung keselamatan operasional secara optimal.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Rekayasa Konstruksi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
